Entry Title

Market Review 11 Agustus 2017

Euro menguat terhadap dolar AS setelah rilis data inflasi produsen AS dibulan Juli yang mengalami penurunan diluar ekspektasi, mencatatkan penurunan terbesar selama hampir setahun dan menunjukkan perlambatan inflasi lebih lanjut yang dapat menunda kenaikan suku bunga Federal Reserve. 

Poundsterling tertekan ke level terendah 3 minggu terhadap dolar AS merespon data produksi industri dan neraca perdagangan UK yang bervariasi dimana tidak banyak mengubah pandangan bagi para investor terhadap kondisi ekonomi yang terus berusaha untuk memenuhi target Bank of England. 

Aussie tertekan oleh dolar AS akibat penurunan aset beresiko seperti bursa saham global dan komoditas ditengah menguatnya ketegangan antara Washington dan Pyongyang, setelah Korea Utara mengatakan akan mengembangkan rencana untuk meluncurkan rudal jarak menengah di wilayah Guam AS. 

Yen terus menguat ke level tertinggi delapan minggu terhadap dolar dipicu oleh kuatnya permintaan safe haven akibat meningkatnya ketegangan antara AS dan Korea Utara, serta lemahnya data inflasi harga produsen AS dimana dapat menunda kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini. 

Emas berlanjut naik ke level tertinggi selama dua bulan akibat semakin kuatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Korea Utara sehingga mendorong investor masuk kedalam aset safe haven, serta rilis data inflasi produsen AS dibulan Juli yang mengalami penurunan diluar perkiraan. 

 

 

Klik "Download" Untuk melihat Data Analytic Technical.

Mukromin_Amrullah
untuk melihat lebih detail dalam bentuk file pdf.

Artikel

Want to see more of our posts? Click the button below...

Check out Blog