Entry Title

Market Review 2 Desember 2016

Euro kembali menguat terhadap dolar AS setelah indeks pembelian manajer kawasan euro dibulan Nopember naik menjadi 53.7 dari 53.5 dibulan sebelumnya.

Poundsterling menguat terhadap dolar AS akibat pernyataan dari Mentri Brexit David Davis bahwa Inggris akan mempertimbangkan pembiayaan untuk akses ke pasar tunggal euro.

Aussie menguat terhadap dolar AS akibat kenaikan harga minyak yang mendorong permintaan mata uang komoditas setelah para anggota OPEC setuju untuk mengurangi produksi sebesar 1.2 juta barel per hari.

Yen bertahan dari tekanan terhadap dolar AS Kamis kemarin merespon sentimen kekhawatiran atas konflik politik di Italia.

Emas cenderung tertekan Kamis kemarin diakibatkan kuatnya sinyal-sinyal regional mengenai pertumbuhan di Cina sehingga menambah sentimen positif pada aset-aset beresiko.

sementara di "saham"
Hong Kong meningkat ke level tertinggi tiga minggu Kamis kemarin diakibatkan kenaikan sektor energi setelah OPEC menyetujui kesepakatan guna mengurangi produksi.

Tokyo ditutup pada level tertingginya sejak bulan Desember tahun lalu Kamis kemarin dipicu oleh kenaikan saham-saham pertambangan setelah OPEC setuju guna mengurangi produksi minyak untuk pertama kalinya sejak 2008.

Seoul ditutup hampir tanpa ada perubahan Kamis kemarin akibat para investor yang menaruh sikap waspada ditengah meningkatnya ketidakpastian politik di dalam negeri dimana memberikan pukulan keyakinan bisnis.
 

Mukromin_Amrullah
untuk melihat lebih detail dalam bentuk file pdf.

Artikel

Want to see more of our posts? Click the button below...

Check out Blog